Analisa Lagu Tulus - Sepatu

Lirik Lagu “Sepatu”
Penyanyi : Tulus


(Analisis tanda dan denotatum)

Kita adalah sepasang sepatu                                Simbol (pasangan)
Selalu bersama tak bisa bersatu                           Indeks (tak bersatu)
Kita mati bagai tak berjiwa                                 Ikon (tidak hidip)
Bergerak karena kaki manusia                             Indeks (tidak berdaya)

Aku sang sepatu kanan                                        Simbol (perbedaan)
Kamu sang sepatu kiri

Ku senang bila diajak berlari kencang                 Ikon (kesenangan)
Tapi aku takut kamu kelelahan                            Indeks (kecemasan/takut)
Ku tak masalah bila terkena hujan                       Ikon (kerelaan)
Tapi aku takut kamu kedinginan                         Indeks (kecemasan/takut)

Kita sadar ingin bersama                                     Ikon (keinginan)
Tapi tak bisa apa-apa                                           Indeks (ketidakberdayaan)
Terasa lengkap bila kita berdua                           Ikon (melengkapi)
Terasa sedih bila kita di rak berbeda                   Ikon (sedih)
Di dekatmu kotak bagai nirwana                         Ikon (tempat bersama)
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya              Indeks (ketidakberdayaan)

Cinta memang banyak bentuknya                       Ikon (keragaman cinta)
Mungkin tak semua bisa bersatu                         Indeks (kemungkinan)



Dalam lagu yang berjudul “sepatu” Tulus menyajikan kehidupan sepasang sepatu, yang menganalogikan suatu hubungan seperti sepasang sepatu.Kehidupan sepasang sepatu sangatlah romantis.Mereka selalu bersama. Saat susah, senang, utuh, bahkan berlubang pun mereka selalu bersama.Sepatu selalu sepasang, jika tidak ada satu maka fungsinya tidak akan bekerja, Pasangan kita seperti bagian sepatu yang lain. Jika kita sepatu kiri, maka pasangan kita adalah Si Kanan.Begitu pula sebaliknya. Kita tak akan bisa mengubah kanan menjadi kiri, atau kiri menjadi kanan. Setiap pribadi punya peranan masing-masing. Dengan cita-cita dan arah yang sama barulah sepasang sepatu bisa mengantar kaki untuk melangkah aman dan nyaman sampai suatu tujuan.
Dengan lirik lagu semacam ini secara tidak langsung kita belajar bahasa indonesia, bahasa yang sekarang ini sudah mulai luntur dicintai oleh generasi mudanya.Selain itu bisa juga melatih kepekaan kita terhadap tanda-tanda yang ada pada kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain mendengarkan lagu sekaligus belajar semiotika.
Sudah sepantasnya kita sebagai penikmat musik itu cerdas dalam memilih lagu, mengerti mana lagu dangan lirik bagus dan mana lirik lagu yang dibuat asal asalan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Komunikasi Massa